Tulisan

Segelas Kopi Mencari Inspirasi

April 08, 2016 Bisa Papua 0 Comments

Naik dan turun keinginan untuk menulis, mau mulai dari mana, padahal pikiran menerawang jauh meleati batas pandangan. Ada beberapa hal yang telah terlewati mulai dari bangun di pagi hari, aktivitas pagi berlanjut ke rutinitas, siang menunggu masuk ke kampus dan seterusnya. Berulang dihari selanjutnya.
Malam ini masih sama, dingin tapi tidka menusuk, gerimis tapi hanya mentitik tak deras. Bintang yang munculpun hanya beberapa butir saat kulihat diatas sana.

Apa dan apa, kucari, kurangkai untuk menjadi sebuah tulisan singkat yang enak dibaca. Tidak mudah, kadang satu paragraf sudah tertulis dihapus lagi dan dihapus lagi. Padahal segelas kopi hampir habis, tulisan belum mencapai dan mewaikili pikiran yang lagi sendiri. Tambah kopi biar lancar, yang terjadi malah mata melotot melewati batas waktu untuk tidur. Tekadku malam ini tidak, segelas kopi ini harus bisa untuk kembalikan stamina, buktikan bahwa kopi yang diminu bukan sekedar minuman biasa, tetapi pengencer dan penambah daya memori, imajinasi yang jauh lebih baik dari sebelumnya. Minimal tulisan bisa selesai, walaupun antara judul dan isi bukan suatu kesatuan utuh.

Mengepul asap rokok, racun yang masih kunikmati hingga saat ini. Padahal pernah aku bertekad untuk berhenti dari ketergantungan pada rokok. Sulit? tidak juga, mudah? tetap saja sulit. Bahkan pernah ikut terapi untuk berhenti merokok namun bertahan hanya 3 hari. Setelah itu kambuh lagi, tanpa rokok dan kopi ibarat motor tanpa bensin. hahahaha yah yang penting hampir miriplah.

Lagi fokus menulis hp ibu yang lagi di chas berdering, kirain dari keluarga yang telpon, ternyata salah sambung. Entah siapa yang punya nomor sama hingga bisa masuk ke nomor hp ini. Sedikit hilang arah, memaksa kembali berputar, yang terlintas harus tertulis. Yang belum termuat harus tercatat. Bunyi suara mesin, pompa air yang bising juga mengganggu kosentrasi, tapi tak jadi masalah yang penting kopi masih ada, koneksi masih lancar, internet stabil. Tulisan tak beraturan, inspirasi pas pasan dari segelas kopi harus terpublikasikan.

*

0 komentar: