Semangat Itu Harus Dijaga

 
Seminggu yang lalu masih bersemangat untuk mengikuti. Bangun pagi sudah siap-siap lihat jadwal dan ke kampus ikut UTS. Sorenya ikut kursus bahasa inggris, dan itu sudah menjadi rutinitas dalam bulan ini. Namun masuk minggu terakhir ini, ada perubahan, UTS sudah selesai tetapi kursus masih berlanjut. Sudah beberapa pertemuan saya hadir terlambat. Bahkan untuk hari sabtu kemarin, 23 April tidak hadir. Ditambah hari ini, minggu 24 April 2016.

Hari ini agendanya hunting bule, kumpul di office Rumah Inggris Jogja lalu kesana. Informasi mengenai hunting bule ini sudah diberitahu oleh pihak RIJ pada pertemuan hari jumat, lalu sabtunya menurut info dari teman via WA yang hadir hanya dua. Teman-teman yang kelas A yang lain tidak hadir. Saya kira, hanya saya saja yang jadi down, alias tidak begitu semangat untuk hadir ternyata ada beberapa teman lain juga. Mungkin karena kesibukan ataupun aktivitas kampus jadi begitu

Materi kursus yang telah saya dan rekan-rekan dapat yaitu, Pronunciation dan Grammar, sedangkan speaking akan mulai dalam minggu ini. Karena itu sesuai dengan program dalam memperingati HUT, 3 Program dijadikan satu paket. Total peserta hampir 50an, dibagi dalam beberapa kelas dan saya dapatnya di kelas A.

Kembali pada apa dan kenapa semangat saya mulai drop, yang pasti ada beberapa alasan hingga jadi begini. Alasan-alasan ini bukan pernghalang dan sebenarnya menjadi motivasi saya untuk mengejar ketertinggalan. Tapi apalah daya, setiap manusia punya batasan dalam diri, tidak semua yang diharapkan dapat berjalan mulus sesuai impiannya.

Tulisan ini sebagai sebuah bentuk memacu kembali semangat untuk melawan halangan dan rintangan terhadap niat saya dalam belajar berbagai hal termasuk dalam belajar menguasai  bahasa asing, terutama bahasa inggris.

*Harus Optimis, Mengejar Ketertinggalan
Pasti Bisa


EmoticonEmoticon