Top Ad 728x90

Lelaki Kardus

by

Nova Rizqi Romadhon - Lelaki Kardus
Penyanyi : Nova Rizqi Romadhon
Judul lagu : Lelaki Kardus / Lelaki Kerdus
Pencipta : Ahmad Sawadi
Album : Lagu Fenomenal 2016

Lagu Kontroversial Lelaki Kardus

Beberapa hari ini media sosial ramai memperbincangkan seorang anak bernama Nova Rizqi Romadhon menyanyikan lagu berjudul "Lekaki Kerdus"atau Lelaki Kardus, entah apa maksud dari kata kardus tersebut. Lagu Lelaki Kardus tersebut yang bercerita tentang ayah yang menikah lagi dan membuat ssang ibunya mendapat KDRT, sementara yang dipermasalahkan adalah lirik lagu tersebut terkesan kasar ditambah lagu dinyanyikan oleh seorang anak kecil.

Menurut penelusuran kami lagu tersebut benar dinyanyikan oleh Nova Rizqi Romadhon, pertama kali dirilis 4 tahun yang lalu dan kini Nova sudah remaja berusia 15 tahun. Lagu tersebut dibuat di Madura dengan genre musik dangdut. Lagu tersebut mengambil liriknya merupakan kisah nyata dari pahitnya keluarga yang ditinggal cerai. Banyak yang beranggapan walaupun kisah nyata, visualisasi dengan lirik tentang perceraian dan dengan bahasa yang kasar jelas melanggar etika dan moral perlindungan anak.


Lirik Lelaki Kardus
Berikut selengkapnya Lirik Lagu Lelaki Kerdus - Nova Rizqi Romadhon.

Nova Rizqi Romadhon - Lelaki Kardus Lirik
Bapakku Kawin Lagi
Aku Ditinggalin
Aku sakit hati
Ibuku diduain
Ibuku minta cerai
Tapi dipukulin
Bapakku pengkhianat
Ibuku dibohongin
Lelaki kardus
Lelaki karpet
Lelaki kencrot
Lelaki bangkrut
Lelaki mencret
Lelaki karbet
Lelaki bangsat
Bapakku Kawin Lagi Aku Ditinggalin
Aku sakit hati Ibuku diduain
Ibuku minta cerai Tapi dipukulin
Bapakku pengkhianat Ibuku dibohongin
Lelaki kardus, Lelaki karpet,
Lelaki kencrot, Lelaki bangkrut,
Lelaki mencret, Lelaki karbet, Lelaki bangsat
* ulangi dari awal

Tanggapan saya, pencipta lagu ini tidak asal menciptakan lagu dengan hayalan tetapi justru dengan situasi dan kondisi riil yang ada dimasyarakat. Soal si penyanyi its okey harusnya yang lebih dewasa yang nyanyikan.

Ref:
http://lirik-lagu-dunia.blogspot.co.id/2016/06/lirik-lagu-lelaki-kerdus-nova-rizqi.html?m=1

Ini Tentang Agama dan Keluarga

by
Bulan ini bulan suci, bulan ini keluarga yang muslim menjalankan ibadah Puasa. Apa itu puasa dan bagaimana prosesnya bukan itu yang jadi pembahasan dalam tulisan ini tetapi tulisan singkat ini lebih kepada para penganut dari agama-agama didunia, terutama dalam keluarga yang terdiri dari beberapa agama.

Foto diatas itu adalah sebuah pertemuan antara adik dan kaka di alun-alun kota Yogyakarta. Mungkin karena saat ini bulan puasa sehingga saat saya perhatikan foto ini dengan seksama dan berusaha melihat arti yang sederhana tetapi sangat besar. Saya melihat didalamnya ada suatu kebersamaan, kekeluargaan tanpa memandang perbedaan agama. Saya beragama Protestan, kakak saya beragama Islam dan kekasih saya beragama katolik. Kami berdiri dan foto bersama pada momen pertemuan itu.

Santer beredar kabar agama ini tak boleh memberi ucapan dan sebagainya kepada agama yang ini karena haram hukumnya. Bagaimana dengan kami yang dalam satu keluarga terdiri dari tiga agama tadi. Saya pikir semua kembali pada kita. Agama yang didunia semua baik tetapi penganutnya yang kadang mengandalkan ego dan dalil dari agama.

Selain itu setiap orang bertanggung jawab pada dosanya sendiri. Agama hadir untuk membebaskan manusia dari dosa diakhir zaman. Agama hadir untuk kedamaian umat manusia. Agama tidak memerintahkan untuk umat manusia saling bunuh.

Saya tidak bermaksud mengurai untuk menggurui tetapi ini bagian daripada menyampaikan kepada para pengunjung blog ini dan siapa saja yang singgah dihalaman ini. Mari kita jaga tali silahturahmi antar umat beragama. Agar tercipta harmoni dalam keseharian kita.

Black Mee Comunity - Kopi Baliem

by
 
Buka-buka di youtube pas ketemu sebuah lagu yang baru saja dibuat oleh salah satu grup musik Hiphop Papua asal wilayah Mee Pagoo dengan nama grupnya BMC atau kepanjangan Black Mee Comunity.
Grup Hiphop termasuk salahsatu grup yang terus menampilkan karya-karya mereka yang luar biasa.

Lagu yang dibuat ini judulnya Kopi Baliem.
Kopi Baliem merupakan kopi asli Papua dari wilayah La Pagoo, Wamena. Rasa kopi ini begitu nikmat, biasanya diminum tanpa gula. Jika takaran pas atau tepat rasanya juga nikmat sesuai selera penikmat kopi. Tetapi bagi yang belum biasa minum kopi tanpa gula bisa ditambah dengan gula.
Di kota Yogyakarta ada tempat jual offline kopi Baliem ini, PAPUAmart. Atau bila tertarik untuk merasakan nikmatnya kopi Baliem bisa langsung saja mampir di Bananaleaf cafe.Alamat: Jalan Bedreg No. 43, Depok, Kec. Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta,

Kembali ke judul diatas lagu yang dibuat oleh BMC saya sematkan dibawah ini, silah klik play untuk mendengarkan lagu yang dibuat oleh BMC.


 
Berikut link youtube dari BMC, bila tertarik untuk mendengarkan lagu-lagu karya BMC : Crew BMC

Menolak Poligami di Papua

by
 
Beberapa saat  ini beredar informasi ada seorang ibu yang juga anggota MRP Papua tentang Poligami. Alasan dibalik poligami menurut si ibu ini karena genoside yang terjadi di Papua semenjak indonesia menganeksasi Papua pada 1963 silam. Jumlah jiwa Orang Asli Papua hingga saat ini tidaklah besar, masih jauh lebih banyak dibanding dengan Papua Nugini.

Disebuah postingan situs online dimuat tentang tulisan berita pernyataan siibu tersebut. Saya tidak sependapat. Apapun alasannya tidak dibenarkan jika poligami diatur untuk OAP.
Mengingat Papua dengan mayoritas kristen, sudah pasti secara agama kristen sangat bertentangan. Tetapi bukan hanya soal agama, menurut saya ada hal lain lagi, yaitu alangkah baiknya jumlah jiwa yang ada saat ini diutamakan untuk diperhatikan. Misalnya, ada anak-anak aibon, anak-anak Papua di terminal-terminal, di emperan yang hidupnya dijalanan, ini perlu diurus, perlu diatur, perlu diberikan fasilitas atau dibantu untuk pendidikannya.
Kalaupun nanti poligami jadi diundangkan ataupun diterapkan diPapua hanya akan menambah generasi yang ada dipinggir-pinggiran lagi.
Anak Papua yang lahir karena dorongan percepatan pertumbuhan penduduk itu akhirnya tidaklah sama dengan generasi yang sebelumnya yang masih memaknai dan mengenal adat isitiadat secara baik.

Saya pikir, bukan solusi dengan poligami, solusi terbaiknya adalah perhatian terhadap generasi yang ada saat ini.

Bagaimana menurut kawan-kawan?

Hujan Guyur kota Jogja

by
Kemarin angin lumayan terasa, dedaunan bergoyang begitu nyata. Langit sedikit gelap, mendung tak merata tetapi tidak sampai hujan. Hanya mengarah pada tanda-tanda akan hujan namun belum juga turun. Hari berikutnya matahari pagi bersinar dengan indah, hingga siang sekitar pukul 11.000 kembali ke tinggal barulah hujan turun dengan deras menutupi kota ini.

Jogja diguyur hujan deras. Bunyi air diatap genteng kian memekakan telinga, udara serasa dingin menusuk hingga kedalam tulang-tulang. Ah saya jadi lupa kalau sepatu masih taruh diluar. Saat lihat ternyata sudah basah oleh air hujan. Ya sudahlah besok masuk kampus dengan sendal saja.

Selamat menikmati hujan yang turun disiang ini, Jogja 18 juni 2016 lokasi Wisma Sukses.

Mau Tulis Apa?

by

Hampir setiap hari buka handphone pintar ditangan, begitu juga dengan laptop. Dalam sehari  pasti tidak pernah lupa untuk membuka kedua benda tersebut. Tapi untuk masuk ke dalam blogger.com untuk menuliskan suatu pikiran ataupun suatu cerita rasanya sulit sekali.

Facebook selalu diposisi stanby online, paketan internet kadang ada kadang trada, tetapi sudah pasti tidak berlama langsung diganti kartu. Tetapi lagi-lagi untuk bermain jari dan menuliskan suatu coretan rasanya begitu sulit sekali. Apa mungkin kekuranagan thema ataukah kekurnagn bahan dalam isi kepala?
padahal kalau duduk-duduk sambil cerita itu panjang sekali. melampaui bab I dan II hehehe

Menulis harus menjadi suatu kebiasan itu tekad saya pribadi. harus bisa untuk menuliskan berbagai hal yang terlihat oleh mata, terdengar oleh telinga dan keluar dari dihati. Kalau hanya hadir atau lihat suatu fenomena dan  saya abaikan nanti baru saya tulis, kapan selesainya. padahal kadang inspirasi hadir tiba-tiba.

Mau tulis apa? saat inipun masih dalam isi kepala yang ngelantur tidak tentu, ingin menulis ini atau itu, ingin cerita-cerita tentang ini atau itu tetapi bagaimana memulainya. itu yang selalu menjadi kendala.

Mau tulis apa? yah ketik ketik saja

Selamat Jalan Sob Amoye

by
Seorang kawan yang sa kenal berawal dari media online facebook, blogger, lalu berlanjut karena kami punya kesamaan dalam menyukai musik, buat video dan suka berdiskusi untuk buat lagu. Sama-sama suka minum kopi dan juga rokok sambil cari inspirasi buat lagu dan juga topik-topik lain.
Bahkan kami punya mimpi suatu kelak buat lagu sama-sama dalam satu album.  Sa banyak belajar dari dia juga, tentang menulis berita di situs, tentang edit-edit vidio dengan sofware yang baru dan lain sebagainya.

Sayangnya mimpi itu tak pernah terwujud. Kabar berita tentang kematian sa pu sobat itu begitu cepat. Sakit yang sudah lama diderita akhirnya iapun kembali kepada sang pencipta.

Sa masih ingat satu hari sebelum diwisuda, sempat sobat dia telp kasitau bahwa besok saya wisuda, suah ada undangan untuk saya bawa tetapi tidak sempat jadi, langsung telp saja. Sangat diharapkan untuk sob besok bisa hadir. Memang saya iyakan dalam telpon tetapi besoknya hari sabtu, saat sob punya wisuda, namun saya tidak sempat hadir.

Sampai pada 2 Juni 2016, sekitar jam 9.30 Wib, saya lihat di akun facebook seorang kawan yang memposting ucapan duka disertai foto dari sob.
Sa masih tidak percaya kalau info itu benar, lalu ada sms masuk yang isinya juga sama dan memberitahukan kalau sob amoye sudah pergi.

Sorenya sa pergi ke asrama Dogiyai dan memang disana disemayangkan almarhum. Kaki terasa berat melangkah untuk terus masuk ke dalam ruangan tempat peti ditaruh. Saya masih tidak percaya. Beberapa kali saya main ke asrama Dogiyai pastilah langsung ke tempatnya sob amoye, tapi kini dia sudah tidak ada. Semoga segala kebaikan dan sikap baik yang ada selalu menjadi inspirasi buat semua rekan-rekan yang kenal dengan sobat Amoye.

Menjelang magrib dengan ambulance kami semua mengawal dan mengantar dari asdo menuju ke bandara Adisucipto untuk diberangkatkan ke tanah Papua.

Selamat jalan Sob Amoye Egeidaby, sosok inspirasi dan sobat yang baik. Tenanglah disisi Tuhan Yesus sang Juruslamat kita.


Kalau yang ini sebuah lagu andalan yang selalu sa putar, judul lagunya Cinta Empedu, vocal Sob Amoye:

Top Ad 728x90