Menentukan Rumus Empiris dan Rumus Molekul

Menentukan Rumus Empiris dan Rumus Molekul

Menentukan Rumus Empiris Zat
Dalam menentukan rumus empiris, perbandingan mol unsur-unsur dalam zat haruslah merupakan perbandingan paling sederhana.
Contoh:
Sejumlah sampel zat mengandung 11,2 gram Fe dan 4,8 gram O (Ar Fe = 56 dan O = 16). Tentukan rumus empiris senyawa tersebut!
 
Jawab:
Untuk menentukan rumus empiris zat, kita menghitung perbandingan mol Fe dan O sebagai berikut.

Komponen Penyusun Zat Massa(gram)Mol Komponen
Fe11,2 gramMol Fe
= \tfrac {massa\: Fe}{Ar\: Fe} = \tfrac {11,2 gram}{56 gram / mol} =0,2 mol
O4,8 gramMol O
= \tfrac {massa\: O}{Ar\: O} = \tfrac{4,8 gram}{16 gram/mol} =0,3 mol

Diperoleh perbandingan Fe : O = 0,2 : 0,3 = 2 : 3.
Jadi, rumus empiris senyawa adalah Fe2O3.
Menentukan Rumus Empiris Berdasarkan Persen Massa
Unsur-unsur Penyusun Zat Vanila yang digunakan untuk memberi cita rasa makanan mempunyai komposisi: 63,2% C, 5,2% H, dan 31,6% O (Ar C = 12, H = 1, dan O = 16).

Tentukan rumus empirisnya!
 
Jawab:
Untuk menentukan rumus empiris vanila, kita menghitung perbandingan mol C, H, dan O. Misalkan dalam 100 gram sampel vanila.


Komponen Penyusun Zat Persen Massa Massa per 100 gram Sampel Mol Komponen
C63,263,2 gramMol C == \frac {63,2 gram} {12 gram/mol }
= 5,27 mol
H5,25,2 gramMol H == \frac {5,2 gram} {1gram/mol}
= 5,2 mol
O31,631,6 gramMol O == \frac {31,6 gram }{16 gram/mol }
= 1,98 mol

Diperoleh perbandingan mol C : H : O
= 5,27 : 5,2 : 1,98
= 2,66 : 2,66 : 1
= 8 : 8 : 3

Jadi, rumus empiris vanila adalah C8H8O3.
(James E. Brady, 1990)

Menentukan Rumus Molekul Zat
Pada dasarnya rumus molekul merupakan kelipatan-kelipatan dari rumus empirisnya. Sebagai contoh:

Rumus Molekul Rumus Empiris n Nama Zat
C2H2 CH2Etuna/gas asetilena
C2H4 CH22Etena
C6H14C3H72Heksana
CH3COOHCH2O2Asam asetat/asam cuka
C6H12O6 CH2O6Glukosa
NaClNaCl1Natrium klorida
CO(NH2)2CO(NH2)21Urea
H2OH2O1Air
CO2 CO21Karbon dioksida

Untuk menentukan rumus molekul maka:
 
(rumus empiris)n = rumus molekul
dengan n = bilangan bulat
Nilai n dapat ditentukan jika rumus empiris dan massa molekul relatif (Mr) zat diketahui.
Mr rumus molekul = n × (Mr rumus empiris)
 
Contoh:
Suatu senyawa dengan rumus empiris CH (Ar C = 12 dan H = 1) mempunyai Mr = 26.
Tentukan rumus molekul senyawa tersebut!
Jawab:
Mr = n × (Ar C + Ar H)
26 = n × (12 + 1)
26 = n × 13
n = 2
Jadi, rumus molekul senyawa tersebut adalah (CH)2 = C2H2

Literatur/Refrensi Artikel: Cham-is-try.org
Sumber : file-education

Rumus Alkana dan Nama-nama Alkana

Rumus Umum Alkana
Alkana merupakan senyawa hidrokarbon alifatik jenuh, yaitu hidrokarbon dengan rantai terbuka dan semua ikatan karbonnya merupakan ikatan tunggal. Senyawa alkana mempunyai rumus :
CnH2n + 2
(JamesE. Brady)
Nama-nama sepuluh alkana dengan jumlah atom karbon 1 sampai 10 terdapat pada tabel 5.1. Hal ini merupakan dasar nama-nama seluruh senyawa organik.

Jumlah Atom CRumus MolekulNama
1CH4 Metana
2C2H6 Etana
3C3H8 Propana
4C4H10 Butana
5C5H12 Pentana
6C6H14 Heksana
7C7H16 Heptana
8C8H18 Oktana
9C9H20 Nonana
10C10H22 Dekana
Gugus Alkil
Gugus alkil adalah alkana yang telah kehilangan satu atom H. Gugus alkil ini dapat dituliskan dengan menggunakan rumus:
CnH2n + 1
Dengan menggantikan satu atom H, maka namanya juga akan berubah dari metana menjadi metil. Berikut ini beberapa gugus alkil yang biasa digunakan.
Rumus Nama Alkil
CH3 –Metil
C2H5 –Etil
C3H7 –Propil
C4H9 –Butil
Gugus metil dan gugus etil masing-masing hanya sejenis, yaitu:



Gugus propil ada dua jenis, yaitu:

Sedangkan gugus butil ada empat jenis, yaitu:

Tata Nama Alkana
Dalam pemberian nama alkana ini akan sangat sulit jika hanya menggunakan tata nama alkana biasa (metana s.d. dekana, untuk C1 –C10). Hal ini disebabkan adanya isomer-isomer dalam alkana, sehingga perlu adanya nama-nama khusus. Misalnya, awalan normal digunakan untuk rantai lurus, sedangkan awalan iso untuk isomer yang mempunyai satu cabang CH3 yang terikat pada atom karbon nomor dua. Padahal sangat sulit bagi kita untuk memberikan nama pada rantai karbon yang mempunyai banyak sekali isomer. Oleh karena itu, perhimpunan kimiawan internasional pada pertemuan di Jenewa pada tahun 1892 telah merumuskan aturan penamaan senyawa kimia. Tata nama yang mereka rumuskan itu terkenal dengan tata nama IUPAC (International Unionof Pure and Applied Chemistry). Nama yang diturunkan dengan aturan ini disebut nama sistematik atau nama IUPAC, sedangkan nama yang sudah biasa digunakan sebelum tata nama IUPAC tetap digunakan dan disebut dengan nama biasa atau nama trivial.

Literatur/Refrensi Artikel: Cham-is-try.org

Sumber: http://file-education.blogspot.co.id/

Cerita Singkat Dikampus

Sudah beberapa waktu tidak kembali ke blog ini untuk sekedar tulis-tulis berbagai hal yang terlintas dalam benak. Padahal diwaktu senggang banyak keinginan yang terlintas. Mau tulis ini dan mau tulis itu. Tapi saat duduk berhadapan dengan komputer, hilang semua itu. Entah kemana naluri menulis itu.
Hanya bisa menghela nafas panjang. Seperti siang ini karena tidak ada aktivitas kampus, isi waktu dengan duduk didepan layar komputer sambil browsing juga update info dan tak lupa untuk upload beberapa foto yang kemarin di kampus.

Awal ke kampus memang terasa biasa, tetapi ketika saya mulai kenal beberapa teman yang sama-sama mengambil mata kuliah yang sama kita jadi semakin akrab.
Teman yang satu namanya Finsen dan satu lagi Aried, dari mereka kemudian kenalah dengan satu teman lagi namanya Rudi. Ada beberapa teman lagi tapi saya lupa-lupa ingat namanya Saat tunggu dosen kita pasti bersantai di kantin dengan segelas kopi hitam. Kalau tidak dikantin, pasti ke perpustakaan; Bercanda dan juga membicarakan hal-hal seputar kampus ini dan perkembangan lainnya.
Sudah tahu yang namanya jurusan teknik sudah pasti tidak jauh dari ilmu pasti, kimia, fisika, mekanika dan sebagainya.
Mata kuliah ini serasa berat, namun apa mau dikata nasib sebagai mahasiswa, harus bisa memacu otak untuk memahami dan mengerti setiap materi yang diberikan.

Dari aktivitas kumpul-kumpul disekita kampus itulah, kami akhirnya punya satu agenda yakni perjalanan ke gunung Prau di Wonosobo untuk menikmati keindahan panorama yang ada disana juga menyaksikan mentari yang terbit kata si Finsen teman yang lebih dulu memberikan usul. Saya dan Aried setuju-setuju saja dengan rencana tersebut. Selain itu kami juga mengajak beberapa teman lagi untuk bergabung dengan kami. Untuk kesana kami rencanakan setelah UAS.

Aktivitas kuliah kami, ada yang siang ada yang malam. Dimulai dari hari Selasa sampai Minggu, senin dan jumat libur. Yang pasti untuk saat ini, saya punya semangat untuk kuliah, semangat untuk mengejar ketertinggalan. Belajar dan terus belajar menggapai mimpi.

--------------------------------------

Kategori

More »

Kategori

More »